• Foto Bersama Narasumber Seminar Nasional HMJ MD 2018
  • Foto Bersama Para Juara Lomba Da'i
  • VISI DAN MISI MD
  • Seminar Autobiografi
  • Pelantikan HMJ MD 2018
  • Santunan Anak Yatim
  • Akreditasi MD B

KKL Daring Jurusan Manajemen Dakwah “Optimalisasi Pengelolaan ZISWAF di Masa Pandemi”

11 November 2020

Selasa, 10 November 2020, Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan mengadakan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) perdana secara daring di masa pandemi melalui webminar. KKL diikuti seluruh mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah

sebanyak 37 mahasiswa. Adapun tema yang diangkat dalam webminar tersebut yaitu Optimalisasi Manajemen ZISWAF dalam Meningkatkan Sumber Daya Umat di Masa Pandemi. Pelaksanaan KKL bekerja sama dengan lembaga instansi baik milik pemerintah maupun swasta yang bergerak di bidang pengelolaan ZISWAF (zakat, infaq, sodaqoh, dan waqaf).

KKL online dibuka secara langsung oleh Dekan FUAD IAIN Pekalongan, Dr. Imam Kanafi, M. Ag yang sebelumnya diisi sambutan oleh H. Khoirul Basyar, M.S.I selaku Ketua Jurusan Manajeman Dakwah. Dalam sambutannya, Dekan FUAD mengatakan bahwa pelaksanaan KKL seharusnya faktual tetapi terpaksa harus virtual karena adanya pandemi. Walaupun demikian, beliau berharap agar pelaksanaan KKL dapat berjalan maksimal karena kelak mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah adalah generasi yang akan menentukan kebijakan pengelolaan ZISWAF di masa mendatang. Ketua Jurusan juga berpesan agar mahasiswa tidak berkecil hati karena pelaksanaan KKL perdana Jurusan Manajemen Dakwah dilaksanakan secara online, bukan dengan study tour.

Dalam KKL webminar tersebut, salah satu nara sumber dari Baznas Kabupaten Pekalongan, Ir. Ahmad Musa Sanadi, MM, menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan dan peran zakat di masa pandemi bagi kesejahteraan ummat. BAZNAS dan LAZ membantu negara dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Pemenuhan kebutuhan primer (pokok) harus menjadi prioritas dalam fase resesi akibat Pandemi Wabah Covid-19 untuk mencegah kelaparan, kriminal dan anarki. Oleh sebab itu, pengelolaan ZISWAF memperhatikan 5 klaster utama, yaitu kesehatan, dakwah, tenaga kerja, ekonomi keluarga, serta ekonomi UMKM.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree